BABI RUSA

BABI RUSA

 

Babi Rusa adalah salah satu hewan yang berasal dari kepulauan Sulawesi, Dan Sulawesi memiliki beberapa hewan endemik di antara nya adalah Babi Rusa, Hewan yang memiliki tubuh babi namun berkaki rusa, Oleh sebab itu di julukinya lah hewan ini sebagai Babi Rusa.

Babirusa masih satu keluarga dengan babi hutan. Bentuk mereka sangat mirip, hanya saja babirusa punya taring melengkung di dekat mulutnya. Taring itu mirip dengan gading gajah, tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih rapuh. Jadi, taringnya tidak bisa digunakan untuk bertarung dengan hewan lain.

Babirusa biasanya mencari makan di malam hari. Ia bisa makan apa saja, mulai dari dedaunan, buah-buahan, larva, hingga jamur pun ia makan. Berbeda dengan babi hutan, babirusa tidak suka menggeruk tanah saat mencari makan.

Babirusa suka hidup berkelompok. Satu kelompoknya terdiri dari 8 ekor. Setiap kelompok dipimpin oleh babirusa jantan yang paling kuat. Babirusa berkomunikasi dengan babirusa lain dengan cara saling menjilati. Unik juga, ya, Teman-teman.

Babirusa hidup di Sulawesi, Pulau Togian, Malenge, Sula, Buru, dan Maluku. Mereka termasuk hewan langka yang dilindungi sejak tahun 1996. Ada beberapa hal yang menyebabkan populasi mereka berkurang, dua diantaranya adalah pemburuan liar dan kerusakan hutan.

O iya, babirusa termasuk hewan yang lama dalam berkembangbiak. Dalam setahun, induk babi rusa hanya melahirkan satu atau dua ekor bayi babirusa. Jadi, jangan heran kalau jumlah babirusa tidak bisa bertambah dengan cepat.

Dan juga perlu di ingat, Babi rusa di bagi menjadi empat jenisnya :

-Buru Babirusa (Babyrousa babyrussa) biasa dikenal babirusa berambut atau babirusa emas

-Bola Batu Babirusa (Babyrousa bolabatuensis)

-North Sulawesi Babirusa (Babyrousa celebensis) biasa dikenal babirusa sulawesi

-Togia babirusa (Babyrousa togeanensis)

Ciri-ciri Babi Rusa :

-Babirusa mempunyai ciri khas bentuk tubuhnya yang menyerupai babi namun mempunyai taring panjang pada moncongnya. Hewan endemik Indonesia ini mempunyai tubuh sepanjang 85 – 105 cm. Tinggi babirusa sekitar 65 – 80 cm dengan berat tubuh sekitar 90-100 kg. Binatang endemik yang langka ini juga mempunyai ekor yang panjangnya sekitar 20-35 cm.

-Babirusa (Babyrousa babirussa) memiliki kulit yang kasar berwarna keabu-abuan dan hampir tak berbulu. Ciri yang paling menonjol dari binatang ini adalah taringnya. Taring atas Babirusa tumbuh menembus moncongnya dan melengkung ke belakang ke arah mata. Taring ini berguna untuk melindungi mata hewan endemik Indonesia ini dari duri rotan.

-Babirusa termasuk binatang yang bersifat menyendiri namun sering terlihat dalam kelompok-kelompok kecil dengan satu babirusa jantan yang paling kuat sebagai pemimpinnya.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.