Burung Cendrawasih Goldi

Burung Cendrawasih Goldi

Burung Cendrawasih Goldi (Paradisaea decora) adalah burung Cenderawasih beukuran besar dengan panjang 33 cm dan berwarna cokelat zaitun. Burung jantan punya dada berbulu warna kuning dan hijau tua dengan dada abu-abu keunguan, iris berwarna kuning dan paruh, mulut serta kakinya berwarna abu-abu.

Badannya dihiasi bulu hias pinggang berwarna merah tua dan dua bulu panjang mirip kawat. Burung jantannya berbeda dari jenis Paradisaea yang lain karena bulu dadanya yang berwarna abu-abu keunguan. Burung betina tidak berbulu hias dan berbulu warna cokelat zaitun dan bawahnya cokelat jingga.

Burung Cendrawasih Goldi (Paradisaea decora) Burung ini diberi nama oleh seorang kolektor dari Skotlandia, Andrew Goldie, yang merupakan orang Eropa pertama menemukan jenis burung ini pada tahun 1882 sehingga menjadi Cenderawasih goldi.

Karakteristik Burung Cenderawasih Goldi

Burung cendrawasi jenis ini memiliki ukuran besar dengan panjang 33 cm dan berwarna cokelat zaitun. Pada Burung jantan memiliki dada dengan bulu berwarna kuning dan hijau tua serta berwarna abu – abu keunguan, iris berwarna kuning sedangkan paruh, mulut serta kakinya berwarna abu-abu. Badannya dihiasi bulu hias pinggang berwarna merah tua dan dua bulu panjang mirip kawat. Burung jantannya berbeda dari jenis Paradisaea yang lain karena bulu dadanya yang berwarna abu-abu keunguan. Sedangkan pada Burung betina tidak berbulu hias dan berbulu warna cokelat zaitun dan bawahnya cokelat jingga.

Cenderawasih goldi yang endemik di papua ini, tersebar di pulau biak dan kepulauan biak numfor, kepulauan Papua sebelah timur. Sedangkan Makanan utama burung ini adalah buah-buahan dan biji- bijian hutan. Karena hilangnya habitat, penyebaran yang terbatas dan diburu berlebihan di beberapa daerah, Cenderawasih goldi dievaluasi Hampir Terancam pada IUCN Red List tentang jenis terancam. Ia juga terdaftar dalam CITES appendix II.

Perilaku Burung Cenderawasih Goldi

Perilaku dari cendarwasih goldi ini yaitu pejantan cendrawasih goldi secara teratur makan di bagian bawah hutan, bahkan di permukaan tanah. Hutan perbukitan, tepi hutan dan hutan. Persebaran dari cendrawasih goldie sendiri terbatas di dua pulau di kelompok pulau papua timur, Biak dan kepulauan Biak numfor, di perbukitan pada ketinggian dari 300 m sampai paling rendah 600 m.

About The Author