Burung Cendrawasih Mati Kawat

Burung Cendrawasih Mati Kawat

Burung Cendrawasih Mati Kawat – Mengapa dinamakan Cendrawasih Mati Kawat ? Dinamakan cenderawasih mati kawat karena pada burung ini terdapat bulu yang menjulur menyerupai kawat. Dalam proses perkembangbiakkannya burung ini melakukan poligami. Burung jantan akan memikat betina setelah perkawinan burung jantan mencari pasangan lainnya dan betina mengurus anaknya sendiri.

Mengenal Cendrawasih Mati Kawat. Burung Cenderawasih mati kawat (Seleucidis melanoleucus) adalah merupakan burung Cenderawasih berukuran sedang, yang memiliki panjang sekitar 33cm, dari genus tunggal Seleucidis. Burung jantan dewasa memiliki bulu berwarna hitam mengilap, pada bagian sisi perutnya dihiasi bulu-bulu berwarna kuning dan duabelas kawat berwarna hitam. Burung ini berparuh panjang lancip berwarna hitam dengan iris mata berwarna merah. Burung betina berwarna coklat, berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa dihiasi bulu-bulu berwarna kuning ataupun keduabelas kawat di sisi perutnya.

Cenderawasih mati kawat ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Irian. Seperti kebanyakan spesies burung lainnya di suku Paradisaeidae, Cenderawasih Mati kawat adalah poligami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan menggunakan keduabelas kawat pada ritual tariannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cenderawasih Mati-kawat terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Spesies ini mempunyai daerah sebaran yang luas dan sering ditemukan di habitatnya. Cenderawasih Mati-kawat dievaluasikan sebagai Beresiko Rendah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix II.

Habitat Cendrawasih Mati Kawat

Habitatnya adalah hutan hujan dataran rendah dekat pesisir dan hutan sepanjang sungai-sungai di dataran rendah, terutama di hutan sagu dan pandanus. Pada umumnya hidup di dalam hutan di Papua. Pada waktu tidak terbang, burung-burung ini bertengger pada dahan pepohonan.

Keunikan Cendrawasih Mati Kawat

Jenis Burung ini memiliki duabelas kawat berwarna hitam pada sisi perutnya dan digunakan untuk memikat pasangan dengan ritual tariannya.

Karakteristik Cenderawasih Mati Kawat
  • Berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33cm.
  • Burung jantan dewasa mempunyai bulu berwarna hitam mengilap, pada bagian sisi perutnya dihiasi bulu-bulu berwarna kuning dan duabelas kawat berwarna hitam. Burung ini berparuh panjang lancip berwarna hitam dengan iris mata berwarna merah.
  • Burung betina berwarna coklat, berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa dihiasi bulu-bulu berwarna kuning ataupun keduabelas kawat di sisi perutnya.
  • Pakan burung Cenderawasih Mati kawat terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.
  • Cendrawasih Mati-kawat ini termasuk spesies burung suka poligami.

Baca Juga : Burung Cendrawasih Panji

jordan smith

jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.
Close
Menu