Burung Cendrawasih Parotia

Burung Cenderawasih Parotia

Burung Cenderawasih Parotia (nama ilmiah: Parotia berlepschi) adalah seekor burung Cenderawasih yang pertama kali ditemukan pada abad ke 19. Burung ini dinamakan setelah Hans von Berlepsch, seorang ornithologis asal Jerman.

Dalam sebuah ekspedisi pada Desember 2005, para peneliti menemukan kembali spesies ini di Pegunungan Foja, Papua, Indonesia. Mengingat keterbatasan informasi habitat dan penyebarannya, spesies ini mungkin akan diusulkan sebagai spesies tersendiri.

Lawes’s Parotia (Parotia Lawesii), Cendrawasih ini memang tidak memiliki bulu yang menjuntai seperti kebanyakan jenis cenderawasih lainnya. Tetapi cenderawasih patotia ini memiliki warna yang eksotis yaitu perpaduan warna hitam dengan mata berwarna biru gelap. Ditambah lagi dengan perpaduan warna biru, hijau, dan emas ditubuhnya membuat tampilan cenderawasih parotia ini semakin ramai.

Melihat Tarian Cendrawasih Patoria

Menari tidak hanya dilakukan oleh manusia, hewan juga melakukan bisa menari. Banyak hewan menari untuk alasan tertentu, seperti menarik pasangan, menarik mangsa, atau sebagai bentuk komunikasi. Ritual menari telah berevolusi pada hewan karena perilaku ini menguntungkan mereka. Sehingga “gen” menari berlanjut diturunkan pada saat bereproduksi, misalnya pada burung cendrawasih.
Sebagian besar burung cendrawasih, misalnya kelompok parotia, memiliki ritual kawin yang rumit. Pejantan parotia memiliki pertunjukan yang sangat khas untuk kawin. Bulu di kepala dan warna-warni di bagian lainnya menghiasi tubuh pejantan. Si Jantan Cantik pun akan menari berjingkrak untuk menarik betina. Betina akan memilih pasangan yang berkualitas tinggi, tergantung dari performa tarian mereka.

Tarian dilakukan dengan sangat rumit, pertama jantan mempersiapkan panggungnya dengan cermat. Jantan akan membersihkan panggung dan menghiasnya dengan buah dan biji-bijian warna-warni. Setelah itu pejantan akan menari dan memamerkan tarian dan bulu-bulu cantik mereka dari kepala hingga ekor. Sementara itu betina akan mulai menyeleksi dan menunggu pejantan yang cukup keren untuknya.

Baca Juga : Kura-Kura Moncong Babi

Gambar Gravatar
Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.