Elang Alap Kalung (Accipiter cirrocephalus)

Elang Alap Kalung (Accipiter cirrocephalus)

Elang Alap Kalung merupakan jenis burung pemangsa berukuran kecil dan ramping yang dapat ditemukan di Australia, Papua, Kepulauan Aru, Tasmania, Guinea Baru dan pulau-pulau kecil didekatnya.

Ciri Fisik
Berukuran sedang (30-41 cm). Badannya ramping dan kecil. Lehernya berwarna merah karat. Ekornya berpalang dengan ujung berbentuk segiempat. Sewaktu masih remaja, bagian bawah tubuhnya berwarna pucat, dada bercoret gelap, sera hijau pucat, dan sisi tubuh berpalang. Suaranya berupa serangkaian sekitar 7 nada tinggi dan kencang (2/detik). Rangkaian nada meninggi.

Habitat
Elang-alap tersebar di Maluku, Papua, dan Australia. Secara lokal dapat ditemui di Pulau Seram, Pulau Buru, Irian Jaya dan pulau-pulau satelitnya. Dapat ditemui sampai ketinggian 2500 m, tetapi umumnya hanya sampai ketinggian 1000 m.

Berikut ini adalah subspesies elang-alap kalung:

  • papuanus (Rothschild & Hartert, 1913) – Papua, Kepulauan Papua Barat, Kepulauan Aru.
  • rosselianus Mayr, 1940 – Pulau Rossel (Gugus Kep. Louisiade).
  • cirrocephalus (Vieillot, 1817) – Australia, Tasmania.

Karakteristik
Berkembangbiak pada Juli-Desember. Sarangnya terletak di percabangan primer pohon pada ketinggian 4-39 m. Jumlah telurnya adalah 3-4 butir, tetapi terkadang berjumlah 2-5 butir. Dierami 25 hari lamanya dan anakan meninggalkan sarang setelah 28-33 hari. Makanannya adalah burung-burung kecil dari golongan burung pengicau, kadal, serangga, dan terkadang mamalia kecil.

Baca Juga Artikel: BURUNG KUTILANG

Author: admin