Hewan Yang Telah Punah Di Beberapa Puluh Tahun Terakhir

Hewan Yang Telah Punah Di Beberapa Puluh Tahun TerakhirHewan Yang Telah Punah Di Beberapa Puluh Tahun Terakhir di sebabkan oleh banyak hal. Biasanya faktor alam dan faktor manusia penyebabnya.

Dalam beberapa puluh tahun terakhir ini, terdapat beberapa jenis hewan yang telah di nyatakan punah karena populasinya terganggu akibat bencana alam, manusia, dan juga hal lain yang menyebabkan hewan ini punah. Selain beberapa hal diatas, kepunahan mereka salah satunya tidak dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca dan kondisi alam yang lainnya.

Selain itu, terkadang terdapat beberapa manusia tidak bertanggung jawab yang memburu hewan tersebut tanpa memikirkan kelangsungan spesies yang mereka buru. Ssalah satu contoh dari hewan yang dinyatakan punah beberapa saaat ini adalah Burung Dodo, Harimau Tasmania (Thylacine), Quagga (hewan yang satu keluarga dengan kuda Zebra), mammoth, dan juga Harimau Sabertooth.

Hewan Yang Telah Punah Di Beberapa Puluh Tahun Terakhir

Walaupun sudah ada beberapa hewan yang telah dinyatakan punah, manusia memang tidak pernah belajar dari kesalahan mereka dan juga sejarah yang telah tercatat. Karena dari waktu ke waktu, akan semakin banyak hewan yang akan di anggap punah dari muka bumi.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Ular berbahaya di Indonesia

Kepunahan hewan ini akan menyebabkan kerusakan salah satu ekosistem, yang bisa saja menyebabkan hal lain yang berakibat langsung terhadap manusia. Contohnya apabila ular terlalu banyak di buru, akibatnya populasi dari katak, atau hewan yang menjadi mangsa dari ular tersebut akan meledak.

Sehingga hal tersebut dapat merusak rantai makanan dari hewan yang ada di kota. Salah satu contoh lainnya, karena jaman dahulu di masa medieval, banyak kucing yang di jadikan makanan oleh para penduduknya, hal ini menyebabkan pertumbuhan tikus menjadi tinggi, yang banyak menyebabkan penyakit menyebar melalui berkembangnya tikus tersebut.

Untuk hewan – hewan yang belakangan ini dinyatakan punah, berikut adalah beberapa hewan yang sudah tidak bisa kita lihat lagi dimuka bumi ini.

  • Berang – berang Sungai Jepang

Dahulu, berang – berang sungai Jepang atau yang memiliki nama latin Lutra – Lutra Whiteleyi merupakan salah satu hewan yang memiliki populasi hingga jutaan ekor. Akan tetapi jenis hewan ini terakhir terlihat melalui sebuah foto di tahun 1979.

Apa yang menyebabkan berang – berang ini punah? Tentu saja, manusia. Karena hewan ini di buru secara massal dan dalam skala industri menurut The Mysterious World.

Akan tetapi, terdapat berang – berang liar yang berhasil tertanggap oleh kamera yang berlokasi di Pulau Tsushima, salah satu daerah di Negara Jepang. Menurut orang ahli yang berasal dari Universitas Ryukyus, foto tersebut merupakan foto bukti pertama dari berang – berang sungai jepang tersebut terlihat sejak 38 tahun lalu.

Akan tetapi para ahli tersebut tidak mau terburu – buru. Karena masih ada untuk berang – berang ini masih ada di Trah Eurasian atau Korea selatan, bahkan di Rusia.

  • Lumba – lumba Sungai Yangtze

Lumba – lumba ini merupakan jenis hewan yang cukup unik. Tidak seperti jenis lumba – lumba yang lain. Hewan yang memiliki nama latin Lipotes Vexilifer ini berhabitat di sungai Yangtze di Cina. Sungai ini merupakan sungai yang panjangnya kurang lebih sekitar 6.3km di Tiongkok menurut The Mysterious WOrld.

Alasan lumba – lumba ini punah karena sungai tersebut mengalami polusi yang berlebihan, dan juga terdapat bendungan besar di habitatnya, dengan lalu lintas di sungai yang terlalu ramai, semua hal tersebut mempengaruhi sistem navigasi dari lumba – lumba yang biasanya menggunakan sonar.

Oleh karena itu, Lumba – lumba yang di juluki dewi Yangtze ini terakhir kali terlihat pada tahun 1994. Akan tetapi para peneliti telah mencari ulang hewan ini, dan berhasil menemukan satu ekor lumba – lumba di tahun 2006 lalu.

Keberadaan lumba – lumba tersebut menjadi bahan pembicaraan oleh para peneliti yang percaya bahwa hewan ini telah punah, dan beberapa ada yang percaya bahwa lumba – lumba sungai Yangtze ini masih ada di sungai tersebut.

  • Kuda Nil Malagasy

Di negara Madagaskar dahulu, pernah menjadi salah satuhabitat dari tiga jenis kuda nil yang sekarang telah di nyatakan punah. Salah satu dari kuda nil tersebut bernama Malagasy atau Hipopotamus Lemerlei.

Jenis kuda nil tersebut bentuknya hampir sama dengan kuda nil kerdil  dan juga kuda nil yang masih ada dan masih hidup di jaman modern ini menurut Animal Geography. Berdasarkan bekas – bekas tulang atau fosil yang di temukan. Kuda nil ini memiliki usia karbon sekitar 1000 tahun lalu.

Jenis kuda nil ini di sebut pertama kali oleh Alfred Grandidier. Yang merupakan salah satu seorang natural yang berasal dari Perancis di abad ke-19 pertengahan.

Lalu apa yang menyebabkan hewan ini punah adalah bentuk tubuh mereka yang berat, sehingga mereka tidak dapat melarikan diri apabila di buru oleh hewan lain.

  • Pipistrelle Pulau Christmast

Tidak akan ada yang menyangka bahwa hewan yang hidupnya bergerombolan seperti kelelawar dapat mengalami kepunahan. Karena hal tersebut terjadi oleh salah satu spesies Pipistrellus Murrayi atau Pipistrelle pulau christmast.

Dimana binatang ini terakhir kali terlihat di tahun 2009 pada bulan agustus untuk lebih tepatnya.

Para peneliti telah mencoba mencari kelelawar yang berukuran mikro ini dengan mengunakan alat pendeteksi sonar. Akan tetapi pencarian mereka tidak berakhir dengan hasil yang memuaskan.

Jenis kelelawar ini di duga mengalami kepunahan karena pengunaan pestisida yang berlebihan untuk memusnahkan koloni semut, dan hal tersebut juga berdampak pada kelelawar tersebut.

  • Anjing Laut Karibia

Anjing laut yang memiliki nama Monachus Tropicalis dari karibia ini telah menjadi punah pada tahun 2008 di bulan juni lalu. Di mana anjing laut ini pertama kali di temukan oleh penjelajah bernama Christoper Columbus. Saat ia berlayar untuk kedua kalinya ke Amerika pada tahun 1494.

Anjing laut ini mengalami kepunahan karena hewan tersebut di manfaatkan daging dan juga minyak di dalam tubuhnya oleh para nelawan dan beberapa orang di karibia. Salah satu penyebab lain dari punahnya anjing laut karibia adalah predator hiu yang memakan daging hewan ini.

Walaupun secara resmi hewan ini di nyatakan punah. Anjing laut karibia ini terakhir kali terlihat oleh manusia pada tahun 1952 saat berada di tepi Serranilla. Yang berada di antara Jamaika dan juga NIkaragua.

  • Badak Hitam Afrika Barat

Nasib yang di alami oleh jenis binatan ini cukup tragis. Di awal abad ke  – 20, populasi dari badak hitam dari Afrika Barat, yang memiliki nama latin Diceros Bicornis Longipes ini hanya mencapai 1 juta ekor saja.

Akan tetapi selama 6 dekade belakangan ini, terjadi hal yang tidak mengenakan terjadi. Karena badak hitam di buru secara massal oleh para pemburu yang tidak bertaunggung jawab.

Hingga pada akhirnya dari tahun 1960 hingga tahun 1995, lebih dari 98 persen dari spesies badak ini punah akibat pembantaian yang di lakukan oleh para pemburu.

Para pemburu membantai spesies ini karena merka mendapatkan keuntungan dari cula yang biasa di gunakan sebagai bahan obat – obatan. Spesies ini terakhir terlihat pada tahun 2006. Dan akhirnya di nyatakan punah secara resmi oleh IUCN atau  International Union for Conservation of Nature.

Yang di bukukan di Red List of Threatened Species.

 

Gambar Gravatar
Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.