NURI RAJA

NURI RAJA

Burung Edemik yang satu ini memang terlihat sedikit agak mencolok dari kebanyakan jenis burung yang yang berbulu indah lainnya. Burung Nuri Ambon atau yang biasa dikenal dengan nama burung Nuri Raja Ambon memiliki nama ilmiah Alisterus Amboninensis. Sesuai namanya, burung ini banyak ditemukan di Maluku dan ditetapkan sebagai burung identitas Provinsi Maluku.

Ciri-ciri burung cantik ini, memiliki tubuh berukuran cukup panjang sekitar 35 cm pada saat sudah dewasa. Bobotnya bisa mencapai 145 hingga 165 gram. Bagian kepala hingga leher burung ini didominasi warna merah. Kemudian paruhnya berwarna hitam. Bagian sayapnya berwarna hijau, dan bagian punggung serta ekor warna biru terang dan biru dongker.

Seringkali burung ini ditemukan di hutan sekunder atau dipinggir-pinggir hutan dan di perkebunan. Makanan yang disukainya diantaranya adalah biji-bijian seperti jagung muda, kemudian buah-buahan seperti buah pisang, pepaya atau apel. Burung ini juga menyukai nektar bunga.

Di alam liar, burung Nuri Raja Ambon biasanya kawin pada bulan Februari hingga bulan April dan menghasilkan 2 butir telur dan biasanya dierami selama kurang lebih 26-28 hari. Anak burung biasanya akan dijaga dan diberikan makan oleh induknya selama kurang lebih enam minggu.

Menurut Red List IUCN, populasi burung Nuri Raja Ambon berada pada status “Resiko Rendah (LC)”. Sementara status perdagangan internasionalnya adalah “Appendix II”, dapat diperdagangkan dengan mengikuti peraturan tertentu. Jadi bagi yang ingin memelihara burung edemik nan indah ini anda dapat memeliharanya dengan ketentuan-ketentuan yang harus di penuhi.

Meskipun namanya adalah Nuri Raja Ambon, sebenarnya burung ini dapat ditemukan juga di luar Ambon. Terdapat beberapa sub-spesies dari Nuri Raja Ambon diantaranya yang di ketahui adalah :

-Alisterus amboinensis amboinensis : Maluku Selatan, kecuali Buru.

-Alisterus amboinensis sulaensis : Kepulauan Sula.

-Alisterus amboinensis versicolor : Pulau Peleng.

-Alisterus amboinensis buruensis : Pulau Buru, Maluku Selatan.

-Alisterus amboinensis hypophonius : Halmahera, Maluku Utara.

-Alisterus amboinensis dorsalis : Barat Kepulauan Papua dan Barat Laut New Guinea. (diolah dari berbagai sumber)

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.